Berita

PMI KABUPATEN BANGKA GELAR ORIENTASI KEPALANGMERAHAN BAGI GURU PEMBINA DAN FASILITATOR PMR SE-KABUPATEN BANGKA TAHUN 2026

PMIBANGKA, SUNGAILIAT, 29 Juli 2026 – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangka menggelar kegiatan Orientasi Kepalangmerahan bagi Guru Pembina dan Fasilitator Palang Merah Remaja (PMR) se-Kabupaten Bangka Tahun 2026 yang berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 29 hingga 30 Juli 2026, bertempat di Ruang Parai Tenggiri Pemerintah Kabupaten Bangka.

Kegiatan ini diikuti oleh guru pembina PMR dari berbagai sekolah di Kabupaten Bangka, mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Orientasi ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kapasitas para pembina PMR dalam menanamkan nilai-nilai kepalangmerahan, kemanusiaan, kesukarelaan, dan kepedulian sosial kepada peserta didik di lingkungan sekolah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PMI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Drs. H. Abdul Fatah, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan orientasi kepalangmerahan yang dinilai sangat penting dalam memperkuat pembinaan PMR di sekolah.

Menurut Abdul Fatah, guru pembina memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan kemanusiaan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas guru pembina PMR perlu terus dilakukan agar pembinaan PMR di sekolah dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.

"Kegiatan ini merupakan langkah yang sangat baik dalam memperkuat pemahaman kepalangmerahan bagi para guru pembina PMR. PMI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sangat mendukung kegiatan ini karena melalui PMR kita dapat menanamkan nilai-nilai kemanusiaan kepada generasi muda sejak dini," ujarnya.

Kegiatan orientasi secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Bangka sekaligus Ketua PMI Kabupaten Bangka, Syahbudin, S.IP., M.Tr.IP. Dalam sambutannya, Syahbudin menyampaikan apresiasi kepada PMI Kabupaten Bangka yang terus berupaya mengembangkan pembinaan PMR sebagai bagian dari pendidikan karakter di sekolah.

Ia menegaskan bahwa PMR merupakan wadah yang sangat efektif dalam membentuk generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap sesama, semangat gotong royong, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai situasi kemanusiaan.

"Kami sangat mendukung dan mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini sebagai salah satu upaya menyebarkan nilai-nilai PMI kepada masyarakat melalui dunia pendidikan. Guru pembina dan fasilitator PMR memiliki peran penting dalam membimbing peserta didik agar tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, peduli, dan memiliki jiwa kemanusiaan yang tinggi," ungkap Syahbudin.

Selama dua hari pelaksanaan, para peserta mendapatkan berbagai materi terkait kepalangmerahan, tujuh prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, peran dan pengembangan PMR, strategi pembinaan anggota PMR di sekolah, serta penguatan kapasitas guru pembina dan fasilitator dalam mendampingi kegiatan PMR.

Melalui kegiatan ini, PMI Kabupaten Bangka berharap para guru pembina dan fasilitator PMR dapat semakin memahami peran dan tanggung jawabnya dalam mengembangkan organisasi PMR di sekolah masing-masing. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara PMI dan dunia pendidikan dalam mencetak generasi muda yang tangguh, peduli, dan siap menjadi pelopor serta relawan kemanusiaan di masa depan.

Orientasi Kepalangmerahan bagi Guru Pembina dan Fasilitator PMR Tahun 2026 ini menjadi salah satu wujud komitmen PMI Kabupaten Bangka dalam memperluas penyebaran nilai-nilai kemanusiaan serta memperkuat pembinaan PMR sebagai generasi penerus gerakan kepalangmerahan di Kabupaten Bangka.

Penulis : Bidang Kominfo PMI Kabupaten Bangka

Foto : Bidang Kominfo PMI Kabupaten Bangka

,